BERITA KARAWANG

Infrastruktur Jalan dan Ketenagakerjaan Masih Dikeluhkan

dian tvberita | Senin, 16 Februari 2015 - 00:20:44 WIB | dibaca: 27 pembaca

KARAWANG,TVBERITA.COM-Pada kesempatan reses Anggota DPR RI, Dadang S Muchtar, di Dusun Pasir Buah, Desa Lemah Mulya, Kecamatan Telagasari, berbagai keluhan pembangunan disampaikan masyarakat. Baik itu persoalan infrastruktur, ketenagakerjaan, sampai dengan persoalan permintaan keamanan beribadah komunitas batak yang ada di Karawang.

“Selama tiga hari ini dari jumat hingga minggu, saya melakukan reses di daerah pemilihan ini. Karena saya dulu tidak akan berhasil tanpa dukungan mereka. Kali ini masyarakat  mengeluhkan masalah infrastruktur, terutama jalan yang rusak,” tutur Dadang S Muchtar, kepada KORAN BERITA (Berita Media Group), Minggu (15/2).

Menurut Dasim, sebenarnya PAD Karawang saat ini bisa mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan yang merata. Akan tetapi pada kenyataannya, masih banyak kondisi jalan di Karawang yang rusak parah, khususnya infrastruktur jalan di wilayah Karawang Utara.

“Belum lagi jalan-jalan masuk perkampungan yang hampir semuanya jelek. Padahal dulu pada zaman saya masih bupati, dengan PAD yang lebih kecil saja jalan bisa bagus semua,” klaim Dasim.

Selain keluhan infrastruktur jalan, kata Dasim, masyarakat Lemah Mulya juga mengeluhkan masalah sulitnya pekerjaan di perusahaan yang ada di Karawang. Sehingga  menurutnya kondisi pengangguran di masyarakat semakin membengkak.

“Seharusnya memang ditegaskan bahwa pekerja di perusahaan harus dibagi dua, yakni separuh untuk masyarakat Karawang dan separuh untuk masyarakat luar Karawang,” katanya.

Terlebih menurut Dasim, indikator yang masuk kategori masyarakat Karawang sendiri harus kembali dipertegas bahwa masyarakat Karawang ialah yang lahir, tinggal dan mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP)  Karawang.

“Jadi kalau yang lahir dan tinggalnya di Karawang kan sudah pasti penduduk asli Karawang. Karena saat ini banyak orang yang ber-KTP Karawang akan tetapi sebenarnya orang dari luar daerah,” terangnya.

Sebelum mengunjungi masyarakat Lemah Mulya, terlebih dahulu Dasim sempat mengunjungi  masyarakat suku batak di Istana Kana yang meminta, agar kegiatan beribadah dijamin keamanan dan kenyamanannya. Mereka juga meminta agar difasilitasi sekolah khusus agama Kristen, lantaran saat ini tempatnya masih berpindah-pindah.

“Nanti saya akan menyampaikan mengenai keluhan mereka, baik ke pemerintah kabupaten maupun pusat. Dengan melihat keadaan saat ini, saya menghimbau agar masyarakat dalam pemilihan bupati nanti memilih pemimpin yang benar-benar mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin,” imbau Dasim.(farida)










Komentar Via Website : 1
tekanan darah tinggi
16 Februari 2015 - 15:50:34 WIB
insya allah naek http://goo.gl/bV163A
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)