BERITA KARAWANG

Usai Cilempung Digerebek, Markas Polres Karawang Diserbu Korban Begal

dian tvberita | Senin, 02 Maret 2015 - 07:58:35 WIB | dibaca: 385 pembaca

KARAWANG,TVBERITA.COM-Pasca penggerebekan Kampung Cilempung yang dikenal sebagai sarang ranmor di Cilamaya Kulon, puluhan warga yang kehilangan sepeda motor 

mendatangi Polres Karawang. Kedatangan mereka untuk melihat barang bukti ratusan sepeda motor hasil dari penggerebekan.

Sejak Sabtu pagi saat Polres menggelar jumpa pers puluhan warga sudah berbondong-bondong memadati Mapolres. Apalagi saat kelima tersangka digiring anggota 

kepolisian menuju halaman Mapolres, teriakan warga kepada pelaku lebih ramai lagi. Bahkan beberapa warga yang menjadi korban pencurian sempat mengumpat 

dengan perkataan 

"Pak polisi matiin aja pelakunya. percuma dipenjara paling nantinya kalau keluar ngelakuin lagi." Bahkan ada juga warga yang sempat emosi ketika mengetahui 

ada seorang pelaku yang dikenal. Warga itu ingat sebelum motornya hilang pelaku tersebut sempat terlihat di pekarangan rumahnya.

Isdayanti (35) satu dari puluhan warga yang kehilangan motor mengatakan, motor Honda Vario miliknya hilang dua minggu yang lalu di Perumahan BIP, Dusun 

Krajan I, Kecamatan Cikampek. Ia sempat mengenali salah seorang pelaku yang ditangkap polisi sesaat sebelum motornya hilang di rumahnya.

"Itu dia, masih ingat saya sama pelaku yang kurus banyak tatonya. Karena sebelum motor hilang saya sempat lihat dia mondar-mandir depan rumah saya. Saya 

yakin yang ngambil motor saya dia. Makanya saya datang mencari motor barangkali masih ada," kata Isdayanti.

Dikatakannya, dengan dilakukannya penggerebekan di Cilempung oleh Polres Karawang diharapkan membuat para pelaku dan penadah barang hasil curian di wilayah 

tersebut kapok. Karena yang diketahuinya wilayah itu merupakan sarang curanmor dan sarang pelaku kejahatan.

"Untuk kepolisian, khususnya Polres Karawang kita semua cukup berterima kasih atas kinerjanya yang telah mengungkap para pelaku kejahatan yang saat ini marak 

terjadi. Bahkan telah menimpa saya sebagai korbannya. Saya harap polis terus meningkatkan keamanan dan patrolinya," ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi mengatakan, operasi yang dilakukan anggotanya merupakan salah satu bentuk kinerja kepolisian guna 

memberantas dan membongkar sindikat curanmor, curas atau begal motor.

"Nanti ke depan saya tegaskan kepada anggota saya untuk terus melakukan operasi secara rutin ke lokasi yang terbilang rawan dan terindikasi sebagai sarang 

pelaku kejahatan. Hal itu untuk membuat wilayah Karawang lebih aman lagi dari berbagai kejahatan. Baik di jalan raya dan di tempat lainnya," ujarnya.

Dijelaskan Kapolres, untuk operasi penggerebekan yang dilakukan akhir pekan lalu, barang bukti hasil kejahatan telah diamankan dan sudah diperiksa satu per 

satu kelengkapannya. Dan ternyata hasilnya kendaraan tetsebut memang kendaraan yang tidak dilengkapi dolumen resmi alias bodong dan diduga hasil dari 

kejahatan.

"Maka kepada seluruh masyarakat yang pernah menjadi korban pembegalan ataupun curanmor, bisa langsung datang ke Mapolres Karawang untuk melihat ratusan 

barang bukti kendaraan roda dua. Mungkin masih bisa dikenal masyarakat," terangnya.

Selain itu, di hadapan seluruh masyarakat yang mendatangi Mapolres, lima pelaku yang sebelumnya ditangkap langsung diminta penjelasan cara memetik kendaraan 

para korban dengan menggunakan kunci leter T. Dimana hanya kurang satu menit pelaku bisa membawa lari motor milik korbannya.

"Hal ini saya sengaja suruh peragakan pelakunya langsung di hadapan masyarakat yang telah menjadi korban, agar masyarakat lebih mengetahui bagaimana cara 

pelaku mencuri motor dan dengan jelas terbukti begitu cepat. Dengan ini masyarakat agar bisa lebih berhati-hati kembali," jelasnya.

Sedangkan untuk pelaku yang ditangkap saat pengerebekan langsung dibawa ke Mapolsek Penjaringan Jakarta Utara, karena mereka masuk daftar 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)