BERITA KARAWANG

Jadi Korban Salah Tembak Polisi, Ocun Terkapar di Tengah Sawah Cilempung

dian tvberita | Senin, 02 Maret 2015 - 08:09:15 WIB | dibaca: 181 pembaca

KARAWANG,TVBERITA.COM-Seorang warga Kampung Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon bernama Ocun, ternyata menjadi korban salah tembak polisi saat kampung itu digerebek akhir pekan lalu.

Dalam penelusuran TVBERITA.COM, polisi menembak Ocun yang saat itu berada di sawah. Karena saat penyisiran polisi Ocun ketakutan dan berlari, polisi menduga warga tersebut bagian dari kelompok begal.

Ocun mengaku dirinya harus terbaring lemah setelah paha kanannya tertembus peluru tajam salah seorang polisi. 

“Paha saya kena peluru polisi. Alhamduliah saya langsung dibawa ke RSUD Karawang untuk mengambil peluru di kaki saya,” ungkpanya kepada KORAN BERITA (Berita Media Group).

Kejadian itu, kata dia, berawal saat ia berlari ketika melihat ratusan polisi sedang menyisir kampungnya secara tiba-tiba. Saat berlari-lari polisi yang melihatnya curiga dan mengarahkan tembakan ke paha kanannya.

“Kaget aja melihat ratusan polisi bersenjata lengkap tiba-tiba datang mengerebek kampung saya. Saya berlari ke sawah dan saat itu juga ditembak,” jelasnya.
Ditambahkan Ocun, dirinya sangat menyesalkan sikap aparat kepolisian saat kejadian. Pasalnya usai tertembak di paha kanannya, aparat tersebut seakan tidak peduli terhadap dirinya yang terkapar di tengah sawah akibat ditembak.

“Kalau dibilang marah, pasti marah Kang. Seharusnya saat saya terkapar aparat kepolisian menolong, bukan hanya melihat saya terkapar di tengah sawah sendirian,” tuturnya.

Dikatakannya, usai aparat meninggalkan kampungnya, Ocun ditolong warga sekitar dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk diobati.
”Sampai saat ini saya trauma atas kejadian itu. Meskipun begitu polisi langsung menanggung semua biaya pengobatan. Tapi yang namanya trauma sulit untuk dilupakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirjaya Mahrus Umar membenarkan warganya menjadi korban salah tembak aparat kepolisian saat pengerebekan. Namun, kondisi korban sudah membaik dan sudah kembali ke rumahnya untuk rawat jalan.

“Kemarin Ocun pulang dari RSUD setelah melaksanakan operasi di kakinya. Untuk masalah biaya rumah sakit semua sudah ditanggung oleh polisi,”tegasnya.
Disinggung sikap Kepala Desa terkait warganya menjadi korban salah tembak aparat kepolisian, Mahrus tidak mau berkomentar lebih lanjut.

“Suasananya lagi panas, sikap saya untuk saat ini tidak ada komentar ya,” tuturnya.  (riston)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)