HUKUM

Miftah Masih Misterius Menghilang Saat Hendak Ditahan Kejari Cianjur

Manager | Jumat, 08 Mei 2015 - 17:26:24 WIB | dibaca: 47 pembaca

CIANJUR,TVBERITA.COM-Menghilang usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Rabu (6/5) siang lalu. Tersangka kasus korupsi Desa Peradaban, Miftah hingga kini belum diketahui keberadaannya.

 

Sejumlah pihak dekat tersangka saat coba dimintai informasinya terkesan enggan berkomentar. Saat “BC” coba menelusurinya ke tempat kerjanya di gedung DPRD Kab. Cianjur dan ke kediamannya di Kampung Lio RT 03/08, Desa Ciherang, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, tak satu pun pihak mengetahui keberadaan anggota DPRD dari Partai Demokrat itu kini.

 

Salah seorang warga yang tinggal di lingkungannya menuturkan, sejak kemarin, rumah mantan kepala desa Ciherang itu tampak sepi seperti tak berpenghuni. "Dari kemarin rumahnya selalu sepi, keluarganya juga tidak ada," kata warga tadi yang minta namanya tidak disebut di media kepada “BC”, Kamis (7/5).


Senada, Ketua RT setempat, Mus (48) juga mengaku tidak mengetahui keberadaan salahseorang warganya itu sejak kemarin (Rabu, red). Padahal, kata dia, pihak keluarga tersangka berencana akan menggelar rajaban di rumahnya.

 

"Kemarin saya ke rumahnya tidak ada, istrinya juga sama tidak ada. Padahal mau ada acara rajaban, malah panggung sudah dipasang dari kemarin," kata Mus, kemarin.

 

Kenyataan yang sama juga terjadi di lingkungan tempatnya bekerja saat ini, yakni gedung dewan Cianjur. Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi saat coba dimintai informasinya mengaku belum bisa menghubungi salahsatu rekan sesama partainya itu.

 

"Belum kroscek ke yang bersangkutan karena handpone nya masih mati, terakhir komunikasi pas kemarin pengacaranya kontak saya. Saya mau bantu konfirmasi, tapi sampai hari ini belum ada komunikasi," tutur Yadi kepada “BC”, kemarin.


Sementara saat disinggung mengenai sanksi administratif kepada tersangka, Yadi mengaku masih menunggu rekomendasi dari partai. “Proses pergantian anggota dewan yang terjerat masalah hukum pun nanti dilimpahkan pada Badan Musyawarah DPRD. Kalau kami pasif, menunggu keputusan partai,” ungkapnya.

 

Sudah Mendekam di Lapas Cianjur

Misteri “pelarian” Miftah pun kini semakin heboh, informasi yang beredar pun semakin simpang siur, bahkan sempat beredar kabar kalau saat ini yang bersangkutan sudah mendekam di Lapas Arciko Cianjur.

 

Namun, saat coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon selular, Kepala Lapas Arciko Cianjur, Tri Saptono Sambudhi membantahnya.  Hingga kini pihaknya belum menerima tahanan titipan dari Kejari Cianjur.

 

"Belum ada anggota dewan yang masuk jadi tahanan LP kok. Kita juga belum menerima kiriman tahanan dari kejaksaan terkait kasus tersebut," kata Tri kepada “BC”, kemarin.

 

Sementara Kuasa Hukum tersangka, Nurdin Hidayatullah pun mengaku belum mendapat kabar lebih lanjut mengenai keberadaan kliennya tersebut. Dihubungi melalui sambungan telepon, pihaknya mengaku belum mengetahui keberadaannya.

 

"Dengan saya belum ada komunikasi yang lebih baik. Kemarin saya berkomunikasi dengan adiknya mudah-mudahan dengan itu bisa. Kalau dengan bapak, kadang-kadang nyambung, tadi langsung dimatikan handphone nya," kata dia.

Sedangkan mengenai kasusnya sendiri, Nurdin mengaku telah melayangkan surat penundaan pemeriksaan tahap kedua pada pihak Kejari Cianjur. Selanjutnya tinggal menunggu surat panggilan susulan kepada tersangka.

 

"Kita tinggal tunggu surat panggilan ulang. Saya kira bapak (Miftah, red) memang belum siap menghadapinya," imbuhnya. (nuk)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)