OLAHRAGA

Menpora Minta Aparat Hukum Mendalami Kasus Pengaturan Skor

Manager | Kamis, 18 Juni 2015 - 16:38:19 WIB | dibaca: 13 pembaca

JAKARTA,TVBERITA.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mempersilakan aparat hukum mendalami dugaan pengaturan skor yang diduga melibatkan timnas Indonesia U-23 saat berlaga di ajang SEA Games 2015 Singapura.

"Kasus pengaturan skor dan suap urusan aparat hukum seperti yang terjadi juga dalam kasus-kasus di negara-negara lain," kata Menpora. 

Meski isu soal pengaturan skor dan suap sudah beredar dalam tiga hari terakhir, Menpora mengaku belum mendengar rekaman suara yang disebarkan oleh seseorang berinisial BS yang diduga berisi aktivitas dengan bandar dalam mengatur skor pertandingan di SEA Games 2015. 

"Saya memang belum mendengarnya secara detail. Dulu, Tim Sembilan memandatkan adanya indikasi-indikasi pengaturan skor terjadi. Fakta terbuka ketika adanya "sepak bola gajah" (PSS melawan PSIS)," kata Menpora.

Sebelumnya, dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia di ajang nasional dan internasional dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh BS yang mengaku sebagai pelaku "match fixing".

BS yang didampingi oleh sejumlah lembaga bantuan hukum melaporkan tentang adanya tindak pidana penyuapan di beberapa kasus persepakbolaan Indonesia dalam kurun tahun 2000 hingga 2015.

Dalam laporan polisi yang dibuat pukul 15.00 WIB, Selasa 16 Juni,  disebutkan penyuapan pada periode 2000-2010 menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sedangkan dana penyuapan periode 2010-2015 berasal dari investor asal Malaysia berinisial DAS.

BS melaporkan manajer klub, pemain, dan beberapa pengurus PSSI  yang diduga melakukan pengaturan skor. BS yang mengaku turut terlibat juga bersedia dikenakan tindak pidana oleh kepolisian karena sebagai salah satu pelaku yang melakukan pengaturan skor.

Tim advokasi BS juga memperdengarkan rekaman perbincangan pengaturan skor pertandingan timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2015 antara BS dengan seseorang yang diduga bandar judi atau investor dari Malaysia. (ANT)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)