By - - 0 Comments

PUSAKANEGARA Subang – Muspika kecamatan Pusakanegara dan Pusakajaya menggelar acara silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dalam upaya penanganan masalah geng motor, tororisme, konflik antar agama yang digelar di aula kantor kecamatan pusakanegara Kabupaten Subang.

 

Acara silaturahmi tersebut di hadiri olh Plt Kapolsek Pusakanegara Kompol Sumana wadi, camat Pusakanegara Hj. Ela Nurlala dan seluruh kepala desa di dua kecamatan tersebut beserta para tokoh agama, pemuda

 

Kapolsek Pusakanegara Kompol Sumana Wadi,   menyarankan agar warga masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya aksi terorisme, geng motor maupun penistaan agama. Hal ini disampaikan dalam sambutannya acara acara silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dalam upaya penanganan masalah geng motor, tororisme, konflik antar agama selasa pagi (21/5)

 

Dalam acara ini, Kapolres juga menyampaikan sekilas gambaran tentang gerakan dan rekrutmen teroris.geng motor maupun penistaan agama “Bagaimana menyikapi dan tindak lanjut untuk mengurangi aksi teririsme geng motor dan konflik agama ini harus kita ketahui bersama, agar lebih wasapada,” ungkapnya.

 

Sementara itu Kapolsek meminta kepada para orang tua agar memperhatikan anak-anaknya dalam bergaul karena aksi kejahatan Geng motor saat ini sudah sangat meresahkan warga yang ternyata pelakunya banyak dari kalangan remaja baik yang masih duduk di SMP maupun masih sekolah di SMA.

"Penomena ini sangat berdampak buruk pada krisis moral anak usia sekolah yang terlibat kejahatan Geng motor yang seharusnya meningkatkan prestasi di Sekolah tetapi malah melakukan hal-hal yang melanggar hukum baik ugal-ugalan dijalan raya maupun tindak melakukan pidana," kata Kompol Sumana wadi.

Sesuai anjuran Kapolda Jawa Barat, Kapolsek Pusakanegra Kompol Sumana Wadi  menegaskan, pihaknya menindak tegas setiap pelaku kejahatan termasuk pelaku kejahatan Geng motor di pantura.

 

Sementara itu dari kalangan tokoh agama yang diwakili kepala KUA Pusakanegara mngaskan”bahwa yang namanya teroris, geng motor, penistaan agama merupakan sebuah kemungkaran yang meresahkan masyarakat”

 

Mari kita sama-sama saling mengingatkan bahwa cara pandang para geng motor teroris, penistaan agama sudah salah dalam menapsirkan ayat-ayat Allah Swt” ujar Ketua KUA

 

Selanjutnya Camat Pusakanegara Hj. Ela Nurlaela “menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa selalu waspada akan maraknya aksi teroris, geng motor dan penistaan agama, mudah-mudahan masyarakat pusakanegara tidak ada yang terpengaruh terhadap hal-hal tersebut. Saya meminta kepada para kepala desa agar senantiasa menggiatkan siskamling dan peran aktif linmas ditingkatkan”pungkasnya (Ahya Nurdin)