BERITA KARAWANG

Awas ! Penjahat Hipnotis Gentayangan di Angkot Pasar Johar

dian tvberita | Senin, 02 Februari 2015 - 22:46:42 WIB | dibaca: 145 pembaca

ilustrasi

KARAWANG,TVBERITA.COM-Para penjahat hipnotis kembali gentayangan dalam angkot di Kota Karawang. Kali ini korbannya dua wanita muda asal Klari, Komariah (29) dan Nunung (25). Ironisnya, para pelaku memakai pakaian muslim untuk mengecoh korban.

Dari kedua wanita itu, dalam sekejap para pelaku berhasil memindahtangankan uang Rp 400 ribu dan Rp 600 ribu.

Muhidin (40), sopir angkot yang membawa kedua korban mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, kemarin. Saat itu diketahui dua orang korban yang semuanya perempuan naik angkot jurusan Tanjungpura-Klari dan naik dari Pasar Johar. Setelah kedua korban naik, kemudian ada pasangan suami-isteri ikut naik. Antara dua korban dengan pasangan suami-istri duduk bersebelahan.

“Saya lihat melalui kaca spion tengah antara korban dengan penumpang lain sepertinya asik ngobrol. Eh tahu-tahunya pas mau saya turunin setelah sampai di Klari, dua perempuan itu malah tak sadarkan diri seperti dihipnotis,” kata Muhidin  kepada KORAN BERITA (Berita Media Group), Senin (2/1).

Dikatakan Muhidin, kedua perempuan itu telah menjadi korban hipnotis yang dilakukan pasangan suami-istri yang turun di lampu merah Peundey, Jalan Baru. Karena menurut pengakuan korban, sebelum dihipnotis ia diajak ngobrol, kemudian dua orang itu langsung menepuk punggung hingga korban tak sadarkan diri.

“Yang hilang uang yang disimpan di dompet dalam tasnya. Kemudian perhiasan kalung juga diambil. Kalau uang sih katanya sebesar Rp 400 ribu dan 600 ribu, dan kalung emas 25 gram dari korban bernama Komariah,” ungkapnya.

Sopir angkot kembali berputar untuk melakukan pencarian dua pelaku yang diketahui pasangan suami-istri, namun tidak membuahkan hasil.

"Para pelaku berperawakan sedang, umurnya diperkirakan 35 sampai 40 tahun. Yang wanita memakai jilbab dan yang laki-laki berbaju koko. Keduanya turun di Peunduy arah Jalan Baru," ujarnya.

Sementara Komariah mengaku, ia tak menyangka akan menjadi sasaran hipnotis. 

“Saya tidak menyangka kalau suami-istri itu adalah pelaku kejahatan dengan modus hipnotis," ujarnya.

Akibat peristiwa itu, kini kedua korban harus rela kehilangan uang dan juga perhiasan emas. 

“Yang saya ingea saya diajak ngobrol suami-istri yang memakai jilbab. Tapi pas gitu ia pura-pura menepuk punggung saya. Han hal itu dilakukannya secara bareng hingga kami tak ingat apa-apa lagi,” tambah Nunung. (miharja)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)