By - - 0 Comments

SUKABUMI, TVBERITA.com- Kantor Leasing Adira Finance di Jalan Pabuaran Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi diserang dan dirusak sekelompok massa tidak dikenal, Kamis (13/92012) sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Diduga pengrusakan tersebut di sulut permasahan utang piutan kredit yang melibatkan salah satu nasabah.

Puluhan massa yang dengan menumpang sepeda motor tersebut secara tiba-tiba masuk ke halaman Adira dan langsung mengamuk. Tidak hanya mengamuk, massa juga membawa senjata tajam serta alat-alat lainnya. Akibat peristiwa tersebut Dua anggota Satpam sempat dihajar massa dan diancam golok oleh puluhan masa.

 

Aksi serangan yang dilakukan oleh puluhan masa ini, mengakibatkan  kaca-kaca pintu dan jendela di kantor Adira pecah dan berantakan. Kemudian tidak hanya merusak kaca dan jendela, sedikitnya empat unit sepeda motor yang di parker dikantor itupun turut di jatuh-jatuhkan.

“Pada saat itu kami tengah bertugas, namun tiba-tiba saja ada puluhan orang merangsak masuk dan merusak pasilitas yang ada di Kantor. Sebelumnya kami juga sempat mengahalangi puluhan masa tersebut, karena terlalu banyak kami tidak bias apa-apa dan kamipun sempat dihajar dan diancam dengan golok,'' Kata Huda, salah seorang Satpam kepada wartawan di lokasi kejadian.

 

Atas terjadinya peristiwa tersebut pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan telah dipasang garis polisi.

 

Terkait adanya pengerusakan ke kantor Adira Finance, Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana menyatakan pihaknya akan menindak tegas siapa saja yang membuat situasi keamanan di Sukabumi tidak kondusif.

Selama ini pihaknya telah berupaya optimal dan berulang kali menyelesaikan konflik-konflik di masyarakat dengan cara mediasi, dialog, musyawarah, koordinasi dan komunikasi, serta bekerjasama dengan seluruh unsur Muspida. Akan tetapi nyatanya tak sedikit kesepakatan yang dilanggar.

''Jika nanti terjadi lagi permasalahan, maka Kami tidak akan melihat siapapu mereka dan berasal dari kelompok mana. Karena jika sudah mempunyai niatan buruk dengan melakukan pengerusakan atau menganiaya bahkan hingga membunuh. Maka kami akan tidak segan-segan bertindak '' Tegas Witnu.

Untuk perkara perusakan dan penganiayaan di Adira Finance lanjut Witnu pihaknya akan terus memproses sesuai hukum yang berlaku untuk para pelaku. Karena ada sejumlah pelaku perusakan dan penganiayaan sesuai bobotnya akan dilimpahkan ke Polda Jawa Barat.

'' Ada lima orang yang akan dilimpahkan ke Polda Jabar, Kelima pelaku tersebut sebagai aktor penggerak, provokator, koordinator lapangan, orator yang membangkitkan massa hingga bertindak brutal, dan menyulut aksi perusakan.''papar Witnu.

Witnu juga menjelaskan saat ini pihaknya telah mengamankan sejumlah 28 orang yang diduga sebagai pelaku perusakan dan penganiayaan. Akan tetapi dalam perkara ini pihaknya akan melakukan pemilahan sesuai perbuatan yang dilakukan para pelaku.(DD/WP)