Rabu, 19 September 2012 - 19:48:21 WIB

Pedagang Hewan Kurban Bemunculan Di Sukabumi


Diposting oleh : haikal
Kategori: BERITA POLITIK - Dibaca: 939 kali


tour

SUKABUMI,TVBERITA.COM– Kendati Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah masih cukup lama, pedagang  hewan kurban di Sukabumi mulai bermunculan. Seperti halnya hewan qurban milik H. Acep asal Cianjur yang berlokasi di Jalan Raya Cibolang Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi.

Menurut Usep salah satu karyawan H. Acep penjual hewan kurban tersebut mengatakan, meski Idul Adha masih jauh, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan puluhan sapi yang siap untuk di jual dari berbagai jenis, dari mulai jenis sapi PO, Limusin danBrahma.

Dikatakannya, jenis sapi yang di jual untuk kurban tersebut, harganya sangat bervariatif dari mulai harga Rp. 15 juta hingga Rp. 35 juta, tergantung jenis sapi dan beratnya.”Harga satu sapi yang kami jual jenis limusin harganya bisa mencapai Rp.37 juta dengan berat dagingnya mencapai 800 Kg. Adapun harga sapi Po biasa harganya bisa mencapai Rp. 20 juta dan biasanya pada lebaran Idul Adha penjualannya bisa mencapai 100 ekor lebih”Kata Usep

Sementara menyikapi bermunculannya para pedagang hewan kurban di wilayah Kabupaten Sukabumi, pihak Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi  akan melakukan pengawasan secara ketat.

Tindakan pengawasan ini untuk mengantisipasi beredarnya hewan kurban yang tidak layak konsumsi dan tak layak jual.“Kesehatan hewan  kurban akan selalu kami pantau. kami akan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban. Kemudian pemeriksaan tersebut meliputi pengamatan penyakit, kecukupan umur, dan kondisi tubuh hewan kurban,” kata Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi, Asep Sugianto kepada wartawan kemarin

Adapun.pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban, tambah Asep, itu  dilakukan untuk  memastikan bahwa daging hewan kurban aman dikonsumsi. Asep juga mengingatkan, agar masyarakat  membeli hewan kurban yang sudah mengantongi label sehat dari disnak maupun dinas kesehatan.

“Jika kami menemukan hewan kurban tidak layak dikonsumsi,. Maka  hewan kurban tersebut akan kami amankan, dan kami juga berharap kepada warga yang akan membeli hewan kurban hendaknya membeli hewannya yang sudah diperiksa kesehatannya,” Tandas Asep

Dijelaskan Asep.permintaan hewan kurban tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan hingga 10 persen. Pasalnya meningkatnya permintaan hewan kurban ini disamping banyaknya warga yang berkurban, juga naiknya permintaan hewan kurban dari luar daerah.

Untuk itu pihaknya menjamin, persediaan hewan kurban seperti sapi, kambing, kerbau, maupun domba dipastikan aman. Berdasarkan data tahun 2011 lalu, permintaan hewan kurban sebanyak 975 ekor sapi, 700 ekor kambing, 5.763 ekor domba , dan kerbau sebanyak 91 ekor, namun untuk tahun ini pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlahnya. (DD/WP)

 



Video Khusus

Video Dialog

Yahoo! Messenger

Customer Service

Facebook